KPU Dorong Pendidikan Pemilih Berkelanjutan untuk Perkuat Demokrasi Inklusif

Jakarta, 21/7/26 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia terus memperkuat upaya peningkatan kualitas demokrasi melalui penyelenggaraan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan kepada Kelompok Pemilih Rentan, Marjinal, dan Pemula yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang KPU dalam membangun budaya politik yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di tengah masyarakat.

Membuka kegiatan tersebut, Catursari Ikadawati dari Biro Perhumas Sekretariat Jenderal KPU RI menegaskan bahwa demokrasi yang berkualitas tidak hanya diukur dari tingginya angka partisipasi pemilih pada hari pemungutan suara. Menurutnya, kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh tingkat pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban politik yang dimiliki sebagai warga negara.

KPU, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan pendidikan pemilih yang inklusif dan berkelanjutan agar seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan, marjinal, dan pemilih pemula, memiliki akses yang setara terhadap informasi kepemiluan. Pendidikan politik dinilai penting untuk membangun masyarakat yang mampu mengambil keputusan secara rasional, kritis, dan bebas dari pengaruh politik uang maupun informasi yang menyesatkan.

Dalam sesi pemaparan materi, para narasumber menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Berbagai tantangan seperti hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga rendahnya literasi politik menjadi perhatian bersama yang harus dihadapi melalui pendidikan pemilih yang berkesinambungan.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa demokrasi bukan hanya berlangsung pada saat pemilu, tetapi merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan, menyampaikan aspirasi, dan berpartisipasi dalam pembangunan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. KPU berharap program pendidikan pemilih berkelanjutan dapat melahirkan warga negara yang semakin sadar akan pentingnya demokrasi serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing demi mewujudkan pemilu yang berkualitas, inklusif, dan berintegritas.