Prof. Hatta Ketua Dewan Etik Partai Golkar Melanjutkan Road To Kampus Pendidikan Etika Politik Di UIN Sunan Gunung Jati Bandung

Prof. Hatta Ketua Dewan Etik Partai Golkar Melanjutkan Road To Kampus Pendidikan Etika Politik Di UIN Sunan Gunung Jati Bandung

JENDELAKABA – Ketua Dewan Etik Partai Golkar Prof. Drs. H. Mohammad Hatta, M.Si.MBA.P.hD melanjutkan pendidikan etika Politik untuk generasi muda Indonesia atau para mahasiswa di batch 4 yakni di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung pada hari senin tanggal 19 Oktober 2026 di Gedung pascasarjana.

Hadir dalam Kuliah Umum dan Bedah Buku Kode Etik Partai Jalan Panjang Menuju politik beretika adalah Rektor UIN Sunan Gunung Jati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, kemudian wakil Ketua Dewan Etik Lartai Golkar Dr. Happy Bone Zurkarnain, Sekretaris Dewan Etik Partai Golkar Prof.Dr. KH. Deding Iskhak, dan Anggota Dewan Etik Partai Golkar Prof. Dr. Ilyas Indra, MH.MM dan bersama wakil rektor III bidang kemahasiswaan dan para dosen UIN Sunan Gunung Jati Bandung

Dalam lanjutan pendidikan etika politik untuk generasi muda ini, Prof. Hatta yang juga Anggota Dewan pertimbangan Presiden Indonesia ini meyakinkan kepada generasi muda Indonesia atau para mahasiswa untuk menyiapkan diri bisa mementingkan kepentingan etik atau amanah pejabat publik dibandingkan kekuasaan tanpa nilai dan etika.

“Pendidikan etika politik adalah memberikan bekal kepada para generasi muda untuk memahami bahwa etika politik adalah hal penting bagi para pelaku politik atau kader di Partai Politik, dimana ketika suatu saat menjabat atau menjadi pejabat publik akan mementingkan kepentingan bangsa, mementingkan rakyat dan menjaga amanah jabatannya,” ucapnya

Prof hatta selaku Ketua Dewan Etik Partai Golkar juga meminta semua Partai Politik yang ada dj Indonesia tidak hanya Partai Golkar memili satu lembaga etik yang menjaga etika dan prilaku para kadernya.

“Karena Partai Politik adalah lembaga yang menghasilkan para kader yang akan menjadi pejabat publik atau menjadi pemimpin di Indonesia baik di Legislatif atau di eksekutif,” pungkasnya.