BILA KRISIS TELAH MEMUNCAK TIADA LAIN TEMPAT MENGADU HANYALAH ALLAH

Khazanah

 

 

Oleh : Syaiful Anwar

Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh 

 

Bila kesusahan datang menimpa dir kegelisahan makin memuncak, bencana kian membesar, semua jalan terasa begitu sempit dan semua upaya menemui jalan buntu, seseorang pasti akan berseru. 

 

Ya Allah, ya Allah! Tiada tuhan yang berhak disembah, selain Allah Yang Mahabesar lagi Maha Penyantun. Tiada Tuhan yang berhak disembah, selain Allah, Tuhan Yang menguasai ‟Arasy yang besar. Tiada tuhan selain yang berhak disembah, selain Allah, Tuhan yang menguasai langit, bumi, dan ‟Arasy yang mulia.” 

 

Maka Allah pun melenyapkan kesusahan, menghilangkan bencana, dan memudahkan kesulitannya.

 

”Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. dan Demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Anbiya [21]: 88) 

 

”Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.” (QS. An-Nahl [16]: 53) 

 

Bila penyakit pasien bertambah parah, fisiknya lemah romannya pucat  upayanya menipis sarananya melemah dokter sudah angkat tangan perawat yang mengobatinya kebingungan jiwa mulai mengeluh tangan mulai gemetaran dan hati mulai bergetar, maka pasien pun akan merebahkan dirinya, menunjukkan perhatiannya kepada Tuhan Yang Mahatinggi lagi Mahaagung. Ia pasti akan berseru meminta tolong seraya berkata: Ya Allah! Ya Allah! Seketika lenyaplah penyakitnya dan kesembuhan mulai terasa menjalar, sebagai pertanda doanya didengar. 

 

”Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua Penyayang”. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.” (QS. Al-Anbiya [21]: 83-84) 

 

#Syaiful_Anwar

#Fakultas_Ekonomi

#Universitas_Andalas

#Kampus2_Payakumbuh

#Pil_Anti_Sedih

#Bila_Krisi_Telah_Memuncak_Tiada_Lain_Tempat_Mengadu_Hanyalah_Allah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *