Bermanfaat bagi Masyarakat, EMUD Jawa Timur Dukung Program MBG Presiden Prabowo

Bermanfaat bagi Masyarakat, EMUD Jawa Timur Dukung Program MBG Presiden Prabowo

JENDELAKABA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Emak Emak Muda (EMUD) Relawan Prabowo Jawa Timur, Siti Aisah, menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto

Menurutnya, program tersebut memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Siti Aisah saat kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat di kawasan Trenggilis, Surabaya, Sabtu (21/6/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini membutuhkan kepedulian bersama dari berbagai elemen.

“Program MBG sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan akibat pengaruh global, masyarakat tidak membutuhkan perdebatan, tetapi membutuhkan solusi dan kepedulian nyata,” jelas Siti Aisah.

Ia mengatakan, kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian utama, terutama terkait pemenuhan pangan, peningkatan kesejahteraan, dan pemberdayaan agar masyarakat tetap mampu berdiri mandiri di tengah tekanan ekonomi.

Menurutnya, pemerintah melalui program MBG telah menghadirkan langkah konkret untuk membantu masyarakat. Karena itu, EMUD Jawa Timur berharap Presiden Prabowo terus memperkuat pelaksanaan MBG dengan tata kelola yang baik, transparan, dan tepat sasaran.

“Kami berharap Pak Presiden Prabowo tetap semangat menjalankan program MBG serta berbagai program lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat Indonesia,” tegasnya.

Selain mendukung MBG, EMUD Jawa Timur juga terus menjalankan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Beberapa program yang dilakukan antara lain pembagian sembako secara rutin, pemberian beasiswa pendidikan hingga jenjang sarjana, pendampingan usaha bagi emak-emak agar tetap mandiri secara ekonomi, serta berbagai pelatihan keterampilan.

Siti Aisah yang juga merupakan kandidat Doktor dari STIE Indonesia Surabaya menilai, derasnya arus informasi di era digital tidak boleh membuat masyarakat melupakan persoalan utama yang dihadapi sehari-hari.

“Perdebatan yang ramai di media sosial tidak mengubah kenyataan bahwa masyarakat membutuhkan kebutuhan pokok yang terpenuhi, kesempatan untuk mandiri, dan dukungan agar mampu bertahan menghadapi kondisi ekonomi saat ini,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk ikut bergerak membantu warga yang membutuhkan.

“Gerakan peduli masyarakat harus menjadi tanggung jawab bersama. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, bisa menjadi berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya.

Melalui berbagai program sosial tersebut, EMUD Jawa Timur berharap semangat gotong royong terus tumbuh dan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.