Bawa Semangat Pemuda, Ahmad Rizqinal Mubarok Maju Pimpin PDB Jawa Tengah

Jendelakaba.com – Kontestasi Pemilihan Ketua Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Provinsi Jawa Tengah Periode 2026–2029 memasuki babak baru. Ahmad Rizqinal Mubarok dan tim secara resmi telah menyerahkan berkas pendaftaran calon ketua kepada panitia Musyawarah Wilayah (Muswil) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Prosesi penyerahan berkas yang berlangsung khidmat tersebut menandai kesiapan penuh Rizqinal untuk membawa nakhoda PDB Jawa Tengah ke arah yang lebih progresif. Dalam pencalonannya kali ini, ia membawa visi besar yang menempatkan generasi muda sebagai aktor utama perubahan.

Keputusan Ahmad Rizqinal Mubarok yang akrab disapa Arok tersebut dinilai menjadi warna baru dalam dinamika organisasi. Kehadirannya membawa semangat pembaruan yang berorientasi pada penguatan peran generasi muda d alam kehidupan demokrasi di Jawa Tengah.

“Kami hadir membawa visi untuk menjadikan pemuda sebagai episentrum gerakan. Sudah saatnya pemuda di Jawa Tengah mengambil peran strategis, bukan lagi sekadar menjadi penonton dalam dinamika sosial dan politik,” ujar Ahmad Rizqinal Mubarok usai menyerahkan berkas.

Untuk mewujudkan gagasan tersebut, Arok telah menyiapkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fondasi kepemimpinannya apabila dipercaya memimpin PDB Jawa Tengah. Program tersebut berfokus pada penguatan kapasitas kader muda serta perluasan partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi.

Pilar pertama yang diusung adalah pengawasan partisipatif aktif. Melalui program ini, generasi muda akan didorong untuk terlibat langsung dalam mengawasi jalannya pemerintahan, penggunaan anggaran publik, serta berbagai kebijakan yang berdampak pada masyarakat luas.

Pilar kedua adalah penguatan literasi politik. Menurut Arok, rendahnya pemahaman politik sering kali menjadi penyebab munculnya sikap apatis di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, PDB Jawa Tengah harus hadir sebagai pusat edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran politik masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, pilar ketiga adalah membangun ruang kolaborasi yang inklusif di seluruh wilayah Jawa Tengah. Melalui konsep ini, PDB diharapkan mampu menjadi rumah bersama bagi berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan merumuskan solusi atas berbagai persoalan daerah.

“Kita ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya melek politik secara teori, tetapi juga kritis, berdaya, dan aktif melakukan pengawasan di lapangan. PDB Jawa Tengah ke depan harus menjadi motor penggerak literasi politik sekaligus ruang pengabdian bagi anak-anak muda,” tegasnya.

Gagasan dan visi yang disampaikan Arok mendapatkan sambutan positif dari sejumlah kader dan pengurus daerah. Banyak pihak menilai bahwa pendekatan yang mengedepankan partisipasi pemuda sangat relevan dengan tantangan demokrasi saat ini yang membutuhkan keterlibatan generasi muda secara lebih luas dan berkualitas.

Dukungan juga mulai mengalir dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Sejumlah kader menilai sosok Ahmad Rizqinal Mubarok memiliki kapasitas untuk membawa organisasi menjadi lebih progresif, adaptif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan muda.

Dengan semakin menguatnya dukungan tersebut, kontestasi kepemimpinan PDB Jawa Tengah diperkirakan akan berlangsung dinamis. Kehadiran Ahmad Rizqinal Mubarok dalam bursa calon Ketua Umum tidak hanya menghadirkan alternatif kepemimpinan baru, tetapi juga membawa harapan akan lahirnya gerakan demokrasi yang lebih partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan generasi muda di Jawa Tengah.***