Jendelakaba.com — Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi bonus demografi yang sedang dialami Indonesia. Pesan tersebut disampaikan Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan, Dr. Nurizky Permanajati, M.H, dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, S.Si., M.Si, dalam kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di SMA Negeri 3 Karawang, Sabtu (20/6/2026).
Nurizky menjelaskan bahwa Program Bangga Kencana saat ini memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan program keluarga berencana pada masa lalu. Program tersebut menjadi strategi pembangunan sumber daya manusia melalui pendekatan keluarga untuk menciptakan keluarga yang sehat, tangguh, harmonis, dan produktif.
Ia menilai bonus demografi merupakan peluang besar bagi Indonesia karena jumlah penduduk usia produktif lebih tinggi dibandingkan usia nonproduktif. Namun peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila generasi mudanya sehat, berpendidikan, produktif, dan memiliki karakter yang kuat.
“Bonus demografi bisa menjadi kekuatan besar bagi bangsa, tetapi juga dapat menjadi beban apabila generasi mudanya tidak dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, menekankan bahwa Jawa Barat memiliki jumlah penduduk muda yang sangat besar sehingga membutuhkan perhatian serius dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, remaja saat ini adalah calon orang tua, calon pemimpin, dan calon penggerak pembangunan di masa depan. Karena itu, mereka perlu menjaga kesehatan fisik dan mental, menghindari pernikahan usia anak, menjauhi narkoba, meningkatkan literasi, serta memanfaatkan teknologi secara bijak.
Dadi juga memperkenalkan pendekatan Genre (Generasi Berencana) yang mendorong remaja untuk memiliki perencanaan yang matang dalam pendidikan, karier, dan kehidupan berkeluarga.
Ia mengapresiasi SMA Negeri 3 Karawang yang telah menjadi ruang edukasi dan pembentukan karakter bagi para siswa. Kehadiran para alumni dalam kegiatan tersebut juga dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap proses pendidikan yang berkelanjutan.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat membangun karakter, disiplin, kepemimpinan, dan gaya hidup sehat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, BKKBN berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya perencanaan masa depan dan berkontribusi dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta Indonesia yang lebih maju.***






