Sekda Rida Ananda Beri Motivasi Atlet Silat Payakumbuh, Dua Laga Berbuah Kemenangan

Jendelakaba.com — Kehadiran Pemerintah Kota Payakumbuh di tengah perjuangan atlet pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi kontingen Kota Payakumbuh. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh, Rida Ananda, ke arena pertandingan pencak silat di GOR Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Tanjung Pati, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (4/10/2026).

Mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, Rida hadir untuk memberikan dukungan moril sekaligus menyaksikan langsung perjuangan para pesilat yang tengah berlaga. Kehadirannya turut memberikan semangat kepada atlet, dengan dua pertandingan yang disaksikannya berakhir dengan kemenangan bagi kontingen Payakumbuh.

“Kita datang mewakili Bapak Wali Kota Zulmaeta untuk memberikan semangat moril kepada atlet. Mereka harus tetap fokus, percaya diri, dan berjuang maksimal agar bisa mengamankan kemenangan serta melaju ke babak berikutnya,” ujar Rida.

Dalam kesempatan tersebut, Rida juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh untuk memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil meraih prestasi pada Porprov Sumatera Barat 2026.

Sesuai arahan Wali Kota Zulmaeta, pemerintah telah menyiapkan bonus sebesar Rp45 juta bagi atlet perorangan peraih medali emas dan Rp15 juta bagi peraih medali perak.

“Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah atas keringat dan perjuangan atlet membawa nama Payakumbuh. Teruslah berjuang untuk hasil terbaik,” tegasnya.

Rida menyebutkan, hingga Minggu (4/10/2026), kontingen Kota Payakumbuh telah mengumpulkan 10 medali emas, 10 medali perak, dan 12 medali perunggu. Ia optimistis perolehan medali tersebut masih berpeluang bertambah melalui sejumlah cabang olahraga yang masih dipertandingkan, termasuk pencak silat, panahan, dan renang.

Sementara itu, Pelatih Pencak Silat Kota Payakumbuh, Arief Fadli, menyampaikan bahwa dari 12 atlet yang diturunkan pada Porprov Sumatera Barat 2026, sebanyak sembilan pesilat berhasil melaju ke babak berikutnya, sedangkan tiga atlet lainnya harus mengakhiri perjuangan di babak penyisihan.

Pada pertandingan Minggu, tim pencak silat Payakumbuh menjalani tujuh partai pertandingan. Empat atlet, yakni Wevi, Harits, Zaki, dan Raditya, berhasil meraih kemenangan. Sementara itu, tiga atlet lainnya, Latifa, Zikri, dan Farel, belum berhasil melanjutkan langkah ke babak berikutnya.

Arief mengatakan, pihaknya tetap optimistis dapat mencapai target empat medali emas dari cabang olahraga pencak silat. Sejumlah atlet masih memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi tersebut.

“Target kami di pencak silat tetap empat medali emas. Saat ini Wevi, Zaki, dan Harits sudah melaju dan masing-masing hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyegel tiket semifinal,” ungkapnya.

Meski demikian, Arief mengingatkan seluruh atlet agar tetap menjaga konsentrasi dan tidak meremehkan lawan pada pertandingan berikutnya. Menurutnya, pencak silat merupakan cabang olahraga yang membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan fokus tinggi karena setiap kesalahan kecil dapat memengaruhi hasil pertandingan.

“Dalam pencak silat, kesalahan kecil sangat menentukan. Ada banyak faktor di luar prediksi, seperti atlet tiba-tiba keluar dari batas gelanggang, yang bisa mengubah total hasil akhir. Karena itu, fokus harus terus dijaga sampai wasit menghentikan pertandingan,” pungkasnya.

Dukungan pemerintah daerah, kesiapan atlet, serta optimisme tim pelatih diharapkan menjadi modal penting bagi kontingen Kota Payakumbuh untuk terus menambah perolehan medali dan mengharumkan nama daerah pada Porprov Sumatera Barat 2026.***