Jendelakaba.com//Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Dharmasraya menggelar Pelatihan Pengembangan Kapasitas dan Pembinaan Mustahik Tahun 2026 yang diikuti 100 pelaku UMKM di Alinia Park & Resort, Kamis (22/10/2026). Mengusung tema “Peningkatan Ekonomi Umat”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi mustahik. Hadir seluruh pimpinan BAZNAS Dharmasraya, yakni Ketua Z. Lubis, S.Pd., bersama Wakil Ketua Ridwan Syarif, S.Ag., Muhammad Hakim, S.Ag., Rusmiyati, S.E., dan Ardios, S.E., C.LM.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Dharmasraya, Z. Lubis, S.Pd., menegaskan bahwa bantuan modal usaha harus diiringi peningkatan pengetahuan dan keterampilan agar usaha mustahik dapat berkembang. Ia berharap peserta memanfaatkan pelatihan untuk memperbaiki pengelolaan usaha, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pemasaran. Menurutnya, tujuan utama pemberdayaan ekonomi adalah mendorong mustahik menjadi mandiri hingga mampu bertransformasi menjadi muzaki yang turut membantu masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi mewakili Bupati Dharmasraya oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kumperdag), Alfiandri, S.S., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memperkuat UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Para pelaku usaha diharapkan terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Pada sesi pertama, Ardios, S.E., C.LM., Wakil Ketua IV BAZNAS Dharmasraya sekaligus praktisi digital marketing, menyampaikan materi Pemasaran Digital, Branding, dan Strategi Media Sosial. Ia menjelaskan cara memanfaatkan WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan marketplace untuk meningkatkan penjualan. Peserta juga dibekali teknik membuat konten promosi, foto produk, dan kalimat penawaran menarik menggunakan telepon pintar. Materi disampaikan melalui contoh usaha sehari-hari, seperti jualan sarapan, kue, keripik, kebutuhan harian, dan jasa laundry.
Selanjutnya, Drs. H. Marlis, M.M., pemilik Alinia Group Lawai, menyampaikan materi Manajemen Keuangan Sederhana, meliputi pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan transaksi, perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), serta penentuan harga jual dan keuntungan. Sementara itu, Wiwit Bachtiar, S.Pd., Kepala SMKN 1 Sitiung, membawakan materi Inovasi dan Pengembangan Produk, mencakup peningkatan kualitas, kemasan menarik, serta pemanfaatan internet untuk membaca kebutuhan pasar. Kegiatan juga dilengkapi praktik pembuatan produk makanan dan minuman.
Melalui pelatihan ini, BAZNAS Dharmasraya berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperluas pemasaran. Program ini menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui pemberdayaan ekonomi produktif yang berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pimpinan BAZNAS, diharapkan semakin banyak mustahik tumbuh menjadi pengusaha mandiri dan berdaya saing. Dari mustahik yang diberdayakan, menuju muzaki yang menyejahterakan.***






