Kominfo RI Giat Seminar Merajut Nusantara Dengan Tema Interaksi Bermakna Di Ruang Digital

Jendelakaba com—Kemkominfo RI bersama Mayjend Sturman Anggota Komisi I DPR RI lanjutkan Seminar Merajut Nusantara dengan tema “Interaksi Bermakna Di Ruang Digital” kegiatan ini dilakukan secara online via platform zoom meeting pada Jum’at (21/06/24) siang.

Kegiatan ini dihadiri Mayjen TNI Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. (Anggota Komisi I DPR RI), Yuliandre Darwis, Ph. D. (Ketua Dewan Pakar ISKI), kemudian Miftahul Ilmi, S.Kom., S.Pd.T., M.Pd.T. (Dosen dan Praktisi).

Teknologi memungkinkan untuk berinteraksi secara virtual. Penggunaan internet di Indonesia terus meningkat, terutama oleh generasi Z dan milenial.

“Pada 2024, diprediksi akan ada 212,5 juta pengguna internet di Indonesia. Kelompok ini juga memiliki kontribusi yang signifikan dalam penggunaan internet”, ujar Yuliadre.

Di sisi lain, generasi pribumi yang lebih tua masih menggunakan internet dalam jumlah yang lebih sedikit. Rata-rata warga Indonesia menghabiskan sekitar 7 jam 38 menit per hari untuk berinternet. Meskipun jumlah pengguna internet bertambah, kualitas penggunaan masih perlu ditingkatkan. Interaksi bermakna di ruang digital adalah interaksi yang terjadi melalui perangkat teknologi komunikasi digital.

Tujuan interaksi bukan hanya pertukaran informasi, tetapi juga menciptakan hubungan emosional dan sosial yang mendalam. Interaksi dapat terjadi melalui pesan teks, panggilan video, forum diskusi online, dan media sosial.

“Dalam interaksi di ruang digital, penting untuk terlibat dalam kegiatan yang positif dan inovatif”, lanjutnya.

Anak muda Indonesia memiliki peluang besar dalam mengoptimalkan ruang digital dan meningkatkan produktivitas mereka. Dalam beberapa tahun mendatang, Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital untuk mengoptimalkan ekonomi digital.

Andre sapaan nya menekankan pentingnya untuk memaksimalkan potensi digital guna menciptakan talenta digital yg produktif dan kreatif.

“Penting untuk memaksimalkan potensi digital untuk menciptakan talenta digital yang produktif dan kreatif”, tekan Andre

Senada dengan Andre, Mayjen TNI Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. (Anggota Komisi I DPR RI) menekankan juga penting bagi kita untuk menghargai perbedaan pendapat, menggunakan bahasa yang baik dan santun, dan tidak menyebarkan informasi palsu atau data pribadi orang lain.

“Penting bagi kita untuk menghargai perbedaan pendapat, menggunakan bahasa yang baik dan santun, dan tidak menyebarkan informasi palsu atau data pribadi orang lain”, ujar Sturman.

Media sosial adalah layanan yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia setiap hari, dengan rata-rata 3 jam 11 menit dihabiskan untuk media sosial. Anak muda Indonesia harus mengambil manfaat dari media sosial dengan bijak dan meningkatkan hard skill dan soft skill mereka.

Penggunaan internet seharusnya dimanfaatkan secara positif dan tidak boleh membuat anak muda tergantung pada media sosial. Generasi Z dan milenial harus memanfaatkan ruang digital untuk menciptakan peluang dan kemajuan. Oleh karena itu, penting bagi Gen Z untuk mengembangkan kemampuan dalam menggunakan ruang digital secara optimal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *