“ Demokrasi Indonesia Emas 2045 : Paduan Konsep Demokrasi Deliberatif dan Demokrasi Elektronik “

“ Demokrasi Indonesia Emas 2045 : Paduan Konsep Demokrasi Deliberatif dan Demokrasi Elektronik “
Ibnu Cholish Asrey
Ketua Bidang Pembina Aparatur Organisasi HMI Cabang Solok

Demokrasi adalah system pemerintahan dimana kekuasaan politik dipegang oleh rakyat melalui pemilihan umum, Ini adalah bentuk pemerintahan yang mendasarkan legitimasinya pada suara mayoritas. Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi terbesar didunia dengan total jumlah penduduk 278,69 Juta Jiwa pada pertengahan 2023, sepanjang sejarahnya Indonesia selalu memiliki dinamika demokrasi yang sangat alot,kompleks dan dinamis bagi sebuah negara.
Fase Demokrasi Indonesia
1. Demokrasi Parlementer (1945-1959)
Demokrasi Parlementer dimulai sejak Indonesia Merdeka dan berakhir pada tahun 1959, demokrasi parlementer adalah system demokrasi yang menempatkan parlemen sebagai bagian fundamental dalam pemerintahan sebuah negara. Namun konsep demokrasi ini memberikan Partai Politik peluang besar dalam mendominasi kehidupan ekonomi, social dan Politik.

Pemilu pertama di Indonesia diselenggarakan pada fase ini dan mendapat pujian serta apresisasi dari berbagai pihak termasuk negara-negara asing, pemilu pertama tersebut diikuti oleh 30 Partai Politik dan lebih dari seratus daftar Kumpulan dan calon perseorangan yang mewakili berbagai macam latar belakang politik, agama, ideologi, ras, dan organisasi Masyarakat.

2. Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
Demokrasi Terpimpin merupakan system pemerintahan yang mana segala kebijakan atau keputusan yang diambil dan dilaksanakan berpusat kepada satu orang yaitu Presiden, demokrasi ini mulai berlansung sejak Presiden mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

3. Demokrasi Pancasila era Orde Baru (1965-1998)
Pasca terjadi salah satu Peristiwa pelanggaran HAM terbesar di Indonesia 30 September 1965 Indonesia mengalami proses pergantian Pemimpin yang disebut dengan era Orde Baru, Presiden Soekarno saat ini digantikan oleh Presiden Soeharto.

Pada Fase ini juga dikenal dengan istilah Demokrasi Pancasila karna menjadikan Pancasila sebagai landasan demokrasi, akan tetapi Fase ini juga menghasilkan Sejarah cukup kelam bagi bangsa yang usianya sangat muda pada saat itu dan berakhir dengan desakan mundurnya Presiden oleh semua kalangan Masyarakat

4. Demokrasi Reformasi (1998-Sekarang)
Setelah Runtuhnya Rezim Orde Baru yang berkuasa 32 Tahun melahirkan sebuah konsep demokrasi yang saat ini disebut dengan Era Reformasi, demokrasi ini cenderung mengedepankan konsep” mendasar tentang sebuah demokrasi.

Paduan Konsep Demokrasi Deliberatif dan Demokrasi Elektronik
Indonesia digadang-gadangnkan akan menghadapi Bonus demografi dimana Pemilih Milenial diangka 66.822.389 (33,60%) dan Generasi Z berada diangka 46.800.161 (22,85%) bersumber dari DPT KPU RI untuk pemilu 2024, tentu angka diatas akan terus bertambah hingga 2045 yang menjelaskan transisi penduduk Indonesia kedepan akan didominasi oleh Generasi Muda terkhusus dalam konteks Pemilu.
Pada umumnya Generasi ini memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Generasi Digital
2. Kehidupan Sosial lebih banyak di dunia maya
3. Multitasking ( Cenderung melakukan segala sesuatu secara bersamaan)
4. Ingin mendapat pengakuan
5. Memiliki ambisi yang besar
6. Inovatif

6 Point yang secara umum menjadi dasar acuan dalam mempadukan Konsep Demokrasi Deliberatif dan Demokrasi Elektronik

1. Demokrasi Deliberaktif
Demokrasi Deliberatif menekankan pada diskusi dan pertukaran pikiran yang mendalam dalam pengambilan keputusan politik. Rakyat secara aktif akan dilibatkan dalam dialog dan debat yang berhubungan dengan masalah public, dengan harapan akan mencapai pemahaman yang lebih baik dan Kesepakatan Rasional.

Konsep demokrasi ini juga memudahkan peran pemerintah dan mengurangi beban pemerintah dalam sosialisasi Kebijakan yang selama ini sering kali terjadi Human Eror dalam hal penyampaian kepada Masyarakat, disisi lain masyarakat Indonesia butuh Transparansi dengan kompleks agar semua kebijakan yang diambil dapat terlaksana dengan maksimal.

2. Demokrasi Elektronik
Demokrasi Elektronik atau seriing disebut dengan E-Demokrasi merupakan Sistem Demokrasi yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi terkhususnya internet untuk meningkatkan partisipasi politik dan pengambilan Keputusan. Ini melibatkan Pemungutan Suara Elektronik , Forum Diskusi , Konsultasi Online, dan Mekanisme Partisipasi Online lainnya.

Revolusi 4.0 telah mewajibkan Masyarakat untuk dekat dengan Teknologi Digital yang mana saat ini Indonesia berada di urutan Keempat negara pengguna internet terbesar di dunia, dengan total pengguna 212,9 Juta Jiwa per 20 Juni 2023. Hal ini tentu harus menjadi perhatian khusus bagi kita semua agar dapat memanfaatkan nilai positif dalam perkembangan teknologi di Indonesia.

Kedua Sistem Demokrasi diatas dapat menjawab persoalan yang ada dalam kehidupan Masyarakat Indonesia yang mana kedaulatan tertinggi berada ditangan Rakyat.

Selamat Hari Demokrasi Internasional 15 September 2023…Demokrasi Indonesia Menuju Dunia

Respon (36)

  1. Hi! Quick question that’s completely off topic. Do you know how to make your site mobile friendly? My site looks weird when browsing from my iphone 4. I’m trying to find a template or plugin that might be able to correct this problem. If you have any suggestions, please share. Many thanks!

  2. This is really interesting, You’re a very skilled blogger. I’ve joined your feed and look forward to seeking more of your magnificent post. Also, I’ve shared your site in my social networks!

  3. I’m often to blogging and i really appreciate your content. The article has actually peaks my interest. I’m going to bookmark your web site and maintain checking for brand spanking new information.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *