Forum Digital, H. Muhammad Farhan Berharap Pelatihan Promosi dan Branding bagi UMKM dapat Mendorong UMKM Beradaptasi dengan Platform Digital

H. Muhammad Farhan (Anggota Komisi I DPR RI) berharap “Pelatihan Promosi dan Branding bagi UMKM dapat Mendorong UMKM Beradaptasi dengan Platform Digital” yang digelar Kominfo RI dengan tema “Dasar-dasar Promosi dan Branding bagi UMKM” melalui platform online zoom meeting pada Jumat 22 Januari 2024.

Farhan menyampaikan pelatihan literasi digital sudah mulai diberikan kepada UMKM di Indonesia, yang merupakan komponen penting dalam ekosistem ekonomi digital. Kerjasama Kementerian Kominfo dengan komisi 1 DPR RI tentu saja merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk bersama-sama menyiapkan Sumber Daya Manusia untuk memasuki era digital.

“Pemanfaatan internet untuk membangun UMKM ini seiring dengan peningkatan jumlah pengguna internet di berbagai platform, media sosial menjadi lebih dari sekadar alat komunikasi. Saat ini media sosial sudah merupakan platform di dunia internet yang paling banyak digunakan untuk berbagai macam kepentingan salah satunya kepentingan bisnis yang memberikan hasil yang sangat baik” ujarnya.

Media sosial sudah mulai dimanfaatkan oleh banyak penjual untuk memasakkan sebagai sarana untuk menganalisis pasar dalam pengembangan, Bantu menganalisis mengidentifikasi target pasar contohnya klasifikasi usia jenis kelamin di mana tempat mereka tinggal dan lain-lain menentukan jenis konten berdasarkan hasil identifikasi yang telah dibuat atau segmentasi pasarnya serta menentukan platform media sosial sebagai media promosi contoh jika menggunakan Instagram atau Tik Tok berarti siswanya yang ditonjolkan sedangkan bila menggunakan X atau Twitter serta Facebook maka kita akan bicara soal teks yang lebih panjang sosial media untuk kepentingan UMK atau bisnis ini juga membangun relasi dengan pembeli melalui sebuah engagement yang interaktif.

Selain itu media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk membangun jaringan relasi dan kemitraan yang luas serta menganalisis kompetitor sehingga kita bisa memantau Bagaimana kompetitor melakukan promosi penjualan berinteraksi dan lain-lain nah beberapa hal yang dapat dilakukan dalam membangun branding produk melalui media sosial adalah satu hal-hal yang relevan dengan konsumen dan produk serta jasa kita rutin berinteraksi serta rajin melakukan evaluasi melihat perkembangan engagement serta menyusun strategi baru yang memang lebih dinamis.

Farhan berharap pelatihan ini akan mendorong para pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan bisnis dengan menggunakan platform platform digital sebagai sarana promosi dan alat analisis bagi bisnis, mulai dari pemasaran, cara menjangkau pelanggan dengan informasi produk, menjaga loyalitas, dan melayani pelanggan Indonesia. Selain itu, kualitas SDM harus diperhatikan, khususnya bagi para pelaku UMKM, karena mereka melindungi perekonomian nasional. Sangat penting untuk dicatat bahwa pengembangan dan mempertahankan platform digital.

Sependapat dengan Bapak Farhan, salah satu dari narasumber Dewi Susilorini Kusumoningrum, S.Ip. (Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Perekonomian II KEMENKOMINFO) menyampaikan media sosial harus digunakan dengan bijak. Itu benar-benar dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk meningkatkan kompetensi dibandingkan dengan UMKM Indonesia.

Beliau menyampaikan jumlah orang yang menggunakan media sosial kita adalah 167 juta, jumlah orang yang menggunakan internet juga tinggi. Jadi, memang benar bahwa masyarakat Indonesia sering menggunakan media sosial, tetapi penggunaan ini juga harus disertai dengan pengetahuan yang cukup sehingga bermanfaat. Misalnya, daripada hanya berbicara atau berbicara, itu ternyata digunakan untuk berbagai tujuan, yang tentu saja, jika itu berkaitan dengan UMKM, ini bisa menjadi tempat yang bagus untuk kita bekerja. Dengan demikian, jumlah pengguna internet yang besar di Indonesia bersama dengan bonus demografi menjadi titik penting berikutnya. Demoggrafi harus dibarengi dengan produktivitas yang tinggi.

Dewi berharap Indonesia menjadi yang terkuat di Asia Tenggara. Profit negara juga diperkirakan akan meningkat sekitar 146 USD pada tahun 2025. Sebagai contoh, potensi digital Indonesia diperkirakan mencapai 619 triliun rupiah pada tahun 2020. Ketika kita menggunakan ini, kita harus memahami kemampuan adaptasi masing-masing. Harus terbiasa menggunakan platform dan memahami bagaimana menggunakannya, dan tentunya harus aman karena interaksi di internet sekarang mudah. Pembangunan ini sangat signifikan bagi kita jika menganggap UMKM sebagai ekonomi kerakyatan. Karena itu, siapa pun dari kita, apakah itu mahasiswa, ibu rumah tangga, atau pegawai, dapat berpartisipasi dalam UMKM kecil dan menengah, yang tentu saja akan berkembang ke tingkat yang lebih tinggi. Sehingga kita mampu untuk ekspor.

“Ini adalah tugas kita bersama bukan hanya dari pemerintah saja tapi dari ekosistem yang ada sehingga kalau kita melihat sesuatu itu kan harus optik gitu ya. Jadi kita lihat bahwa Indonesia ke depan ini ee atau cara itu Insyaallah tuh lalu selanjutnya adalah kita perlu untuk teman-teman UMKM untuk memulai usahanya” ujarnya.

Didi, S.E.,AK.,MAK.,CA.,AWM.,CertIFR.,CRMO. (Praktisi Keuangan) juga memaparkan UMKM merupakan pendorong pembelaan ekonomi karena memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha di seluruh Indonesia untuk memperbaiki ekonomi mereka, ketika ekonomi regional meningkat, ekonomi Indonesia juga akan meningkat.

“Selain itu, jangan tutup mata bahwa Anda membuka kesempatan kerja, jika Anda tinggal di dekatnya dan ingin bekerja di sana” pungkasnya.

Hal ini akan menciptakan kesempatan kerja, dan ini merupakan peran penting bagi UMKM, yang merupakan sekitar 60% dari total UMKM di negara ketiga, yang berjumlah 25 juta. Kita tahu bahwa di Merauke, pemerintah terus mendorong pemuda untuk menjadi wirausaha. Kemudian ada masalah UKM yang mungkin memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia. Bisnis besar mungkin tidak dapat mengikuti perkembangan karena beberapa faktor masyarakat, tetapi UMKM lokal dapat melakukannya.

Didi membagiakan cara untuk menarik pelanggan adalah dengan membuat foto yang sangat menarik dan memberikan lima foto yang menarik sehingga pelanggan dapat melihat produk dan melihat videonya secara keseluruhan ketika mereka membuka toko kita di pasar. Selanjutnya, banyak hal yang bisa dilakukan dengan promosi menggunakan status WhatsApp. Status yang dibuat tentang bisnis kita, yang memiliki banyak kontak, dan dilihat oleh banyak orang, merupakan bagian dari promosi murah meriah.

Kemudian tawarkan diskon atau promosi sebagai bagian dari strategi pemasaran Anda. Misalnya, tawarkan diskon 20%, diskon ongkos kirim, promo “Buy one get one”, dan sebagainya. Tetap membuat program kesetiaan untuk pelanggan yang sudah sering belanja di tempat kami. Buat program royalty, kasih poin, atau kasih voucher jika dia membeli 5 kali dan mendapatkan 1 gratis, dan sebagainya. Ini sangat penting untuk menjaga pelanggan tetap menjadi pelanggan kami dan terus meminta ulasan dan testimoni pelanggan. Kita berharap ulasan pelanggan ini memiliki bintang lima karena kita pasti tidak akan belanja di e-commerce dengan ulasan bintang 1 atau 2. Terakhir, saya pikir diperlukan garansi dan jaminan karena, jika produk kita asli dan berkualitas tinggi, maka kita harus menjamin bahwa itu asli.

Didi berpesan Jangan membuat pelanggan kecewa setelah membeli sesuatu, karena mereka tidak akan kembali. Dan dia juga akan mempengaruhi orang lain untuk tidak datang ke toko kita ini, yang sangat bahaya karena mempengaruhi orang lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *