JENDELAKABA, PADANG – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Adzkia Padang, yang juga bertindak sebagai Koordinator Wilayah BEM Seluruh Indonesia (SI) Sumatera Barat, memberikan apresiasi tinggi terhadap terpeliharanya stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Sumatera Barat.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden Mahasiswa sekaligus Korpus BEM KM Adzkia, Adrianto. Menurutnya, kondisi Sumatera Barat yang kondusif saat ini merupakan fondasi utama bagi mahasiswa untuk terus menjalankan peran sebagai agen perubahan dan kontrol sosial secara produktif.
Diskusi Panel sebagai Kontribusi Nyata
Apresiasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan strategis yang baru saja digelar di lingkungan Universitas Adzkia, yakni Diskusi Panel Nasional bertajuk “Simposium Pendidikan Sumatera Barat: Menuju Akses, Kualitas, dan Keadilan Sosial Menuju Aksi Nyata Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Sumbar dan menghadirkan narasumber lintas sektor, mulai dari Pemerintah Daerah, DPRD, hingga kalangan akademisi.
“Maksud dan tujuan dari diskusi panel nasional ini adalah menyusun kebijakan pendidikan berbasis akademik yang sesuai dengan realitas di Sumatera Barat. Ini adalah kontribusi nyata kami kepada pemerintah dan pemangku kepentingan,” ujar Adrianto.
Ia menegaskan bahwa melalui forum ini, mahasiswa ingin memperkuat posisi sebagai mitra kritis namun tetap solutif dalam menyikapi isu-isu pendidikan melalui konsolidasi gagasan dan advokasi yang berkelanjutan.
Mahasiswa sebagai Pelopor Perubahan
Di sisi lain, para narasumber yang hadir memberikan apresiasi balik kepada gerakan mahasiswa. Mereka menilai langkah BEM KM Adzkia dalam menginisiasi simposium ini sebagai bentuk intelektualitas yang matang dalam mengawal isu publik.
Keberhasilan penyelenggaraan acara ini juga dipandang sebagai bukti bahwa iklim demokrasi dan keamanan di Sumatera Barat berjalan dengan sangat baik.
Adrianto menambahkan, ke depan pihaknya akan terus mengagendakan kegiatan serupa untuk menyelesaikan berbagai tantangan daerah melalui forum-forum ilmiah seperti seminar dan diskusi.
Komitmen Menjaga Harkamtibmas
Menutup keterangannya, Adrianto menegaskan bahwa stabilitas Harkamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi kinerja instansi terkait yang telah memastikan keamanan di Sumatera Barat tetap terjaga, sehingga aktivitas akademik dan pergerakan mahasiswa dapat berlangsung aman.
“Kami sangat mengapresiasi perwujudan stabilitas Harkamtibmas di Sumatera Barat yang saat ini sudah berjalan dengan sangat baik. Hal ini memungkinkan kami untuk fokus memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.






