Pemko Payakumbuh Perkuat Pembinaan Generasi Muda Berkarakter pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Jendelakaba.com – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat komitmen dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, terampil, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman melalui Gerakan Pramuka.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh, Rida Ananda, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus menutup ajang Best Of The Best Batiah Scout Competition (BOBB) XX Tahun 2026, Minggu (27/9/2026).

Dalam amanatnya yang membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Rida menyampaikan bahwa perjalanan Gerakan Pramuka telah diwarnai berbagai pengabdian, karya, dan keteladanan dalam membentuk generasi muda Indonesia.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat, mulai dari perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), hingga persoalan perubahan iklim.

“Teknologi menjadi peluang untuk memperluas kemampuan generasi muda. Namun, kemampuan itu akan semakin berarti apabila disertai karakter yang memberi arah agar digunakan untuk kebermanfaatan,” ujar Rida.

Sejalan dengan tantangan tersebut, Gerakan Pramuka diharapkan terus mendorong peningkatan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Upaya itu dapat diwujudkan melalui pengelolaan sampah, efisiensi sumber daya, pemanfaatan energi bersih, serta pengembangan potensi lokal.

Semangat tersebut selaras dengan tema Hari Pramuka ke-65, yakni “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” Tema ini juga mencerminkan dukungan Gerakan Pramuka terhadap Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat swasembada pangan, energi, dan air.

Rida menegaskan bahwa peringatan Hari Pramuka tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Peringatan Hari Pramuka harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Gerakan Pramuka harus terus menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter bangsa, melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian,” tegasnya.

Selain memperingati Hari Pramuka ke-65, kegiatan tersebut juga menandai berakhirnya Best Of The Best Batiah Scout Competition (BOBB) XX Tahun 2026, yang menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda melalui kompetisi kepramukaan.

Ajang ini diikuti sebanyak 1.100 peserta yang berasal dari 12 kontingen Pramuka Penegak, 15 kontingen Pramuka Penggalang tingkat SMP, serta 25 kontingen Pramuka Penggalang tingkat SD.

Melalui berbagai perlombaan, para peserta mendapat kesempatan untuk mengasah keterampilan, kreativitas, ketangkasan, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

Persaingan antarkontingen berlangsung untuk memperebutkan gelar juara umum pada masing-masing kategori. Pada kategori Pramuka Penggalang pangkalan SD, Gugus Depan SDN 30 Payakumbuh berhasil meraih Juara Umum I.

Posisi Juara Umum II diraih Gugus Depan SDN 53 Payakumbuh, sedangkan Gugus Depan SDS IPHI menempati posisi Juara Umum III.

Sementara itu, pada kategori Pramuka Penggalang pangkalan SMP, gelar Juara Umum berhasil diraih Gugus Depan SMPN 1 Payakumbuh.

Adapun kategori Pramuka Penegak menempatkan Gugus Depan SMAN 1 Payakumbuh sebagai peraih gelar Juara Umum.

Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, dan kemampuan para peserta dalam mengikuti rangkaian perlombaan. Prestasi yang diraih juga diharapkan dapat memotivasi gugus depan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan.

Melalui peringatan Hari Pramuka ke-65 dan pelaksanaan BOBB XX Tahun 2026, Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh diharapkan semakin memperkuat perannya dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.

Pembinaan kepramukaan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu menghadapi tantangan masa depan, memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap Gerakan Pramuka terus menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri, menumbuhkan kemandirian, memperkuat persatuan, dan membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.***