Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Penguatan Integritas dan Profesionalisme Birokrasi Pemko Payakumbuh

Jendelakaba.com – Pemerintah Kota Payakumbuh melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 114 pejabat di lingkungan pemerintah daerah setempat. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, di Aula Jozrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Senin (26/10/2026).

Sebanyak 114 pejabat yang dilantik terdiri atas 14 Pejabat Administrator, 11 Kepala Sekolah, 86 Pejabat Pengawas, serta 3 Pejabat Fungsional.

Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Payakumbuh memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam arahannya, Wali Kota Zulmaeta menegaskan bahwa setiap pejabat yang diberikan amanah jabatan harus menjadikan Trilogi Zuzema sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Trilogi tersebut meliputi kejujuran, loyalitas, dan profesionalisme. Kejujuran diwujudkan dengan menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Loyalitas dimaknai sebagai kepatuhan terhadap aturan serta keberpihakan pada kepentingan masyarakat, bukan sekadar menyenangkan pimpinan. Sementara profesionalisme harus tercermin melalui pelaksanaan tugas berbasis data dan prinsip the right man on the right place.

“Seluruh pejabat yang dilantik hari ini harus menjadikan Trilogi Zuzema sebagai landasan utama: Kejujuran untuk menjauhi korupsi, kolusi, dan nepotisme; Loyalitas yang tegak lurus pada aturan dan kepentingan masyarakat, bukan sekadar menyenangkan atasan; serta Profesionalisme dalam bekerja berbasis data dan asas the right man on the right place,” tegasnya.

Zulmaeta juga mengingatkan bahwa setiap jenjang jabatan memiliki peran strategis dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif. Pejabat Administrator, misalnya, diharapkan mampu menjalankan fungsi sebagai manajer tingkat menengah yang menerjemahkan kebijakan dan arahan pimpinan menjadi program serta tindakan nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Pejabat Pengawas diminta menjadi penggerak utama pelaksanaan kebijakan di lapangan. Mereka harus mampu memastikan setiap program berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Perhatian khusus turut disampaikan kepada 11 Kepala Sekolah yang baru dilantik. Zulmaeta menekankan bahwa kepala sekolah tidak boleh hanya berorientasi pada urusan administrasi, tetapi harus mampu menjadi pemimpin, manajer, sekaligus inovator dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, sekolah merupakan garda terdepan dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter dan berkualitas. Karena itu, kepala sekolah harus mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif serta menerapkan manajemen berbasis merit.

“Sekolah merupakan garda terdepan mencetak generasi berkarakter di Kota Payakumbuh. Ciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif dengan menerapkan manajemen berbasis merit,” pesannya.

Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan seluruh pejabat agar menghindari pola kerja sektoral dan tidak membangun kelompok atau kubu tertentu di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan membutuhkan kolaborasi, komunikasi, dan sinergi antarsatuan kerja.

Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pengabdian, bukan sekadar simbol kenaikan status atau kedudukan.

“Jabatan ini adalah amanah, bukan sekadar kenaikan status. Junjung tinggi kode etik dan bersinergilah untuk saling melengkapi dalam satu sistem pelayanan publik yang utuh demi kemajuan Kota Payakumbuh,” pungkasnya.

Melalui pelantikan 114 pejabat tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap terbangun birokrasi yang semakin solid, adaptif, dan berintegritas. Seluruh pejabat yang diberikan amanah diharapkan mampu menunjukkan kinerja terbaik serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.***