Jendelakaba.com – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat komitmen dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai agama. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, penguatan pendidikan agama dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menyambut 100 peserta Pawai Taaruf dan Khatam Al-Qur’an ke-28 SD Islam Raudhatul Jannah di halaman Balai Kota Payakumbuh, Rabu (28/10/2026).
Dalam sambutannya, Elzadaswarman menegaskan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pemahaman agama. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan nilai-nilai keagamaan agar generasi muda memiliki karakter, integritas, serta pedoman hidup yang kuat.
“Anak-anak harus memiliki kecerdasan, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun ilmu agama. Keduanya menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan,” kata Elzadaswarman.
Ia menyebutkan, pelaksanaan khatam Al-Qur’an yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum penting untuk menanamkan semangat perjuangan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada generasi muda.
Elzadaswarman berharap, para siswa yang mengikuti khatam Al-Qur’an dapat tumbuh menjadi generasi berkualitas dan kelak mampu mengambil peran sebagai pemimpin di berbagai bidang, dengan tetap menjadikan akhlak dan nilai-nilai agama sebagai landasan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa khatam Al-Qur’an bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Para siswa diharapkan terus membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Khatam Al-Qur’an bukan akhir dari proses belajar. Anak-anak harus terus membaca dan mendalaminya agar nilai-nilai Al-Qur’an menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pemerintah Kota Payakumbuh juga memberikan apresiasi kepada SD Islam Raudhatul Jannah yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan khatam Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya menanamkan pendidikan agama sejak usia dini.
Elzadaswarman berpesan agar para siswa tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang pendidikan umum maupun keagamaan.
“Teruslah belajar dan jangan berhenti membaca Al-Qur’an. Jadikan ilmu dan agama sebagai bekal untuk meraih cita-cita dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SD Islam Raudhatul Jannah, Rezi Ade Ridwan, menyampaikan bahwa kegiatan Khatam Al-Qur’an ke-28 tersebut diikuti sebanyak 100 siswa, terdiri dari 56 siswa laki-laki dan 44 siswa perempuan.
Ia menjelaskan, tradisi khatam Al-Qur’an telah menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membangun pendidikan berbasis keagamaan. Sejak berdirinya SD Islam Raudhatul Jannah, kegiatan tersebut telah diselenggarakan sebanyak 28 kali.
“Peserta khatam kali ini terdiri atas 56 siswa laki-laki dan 44 siswa perempuan. Kita telah menyelenggarakan tradisi khatam Al-Qur’an ini sebanyak 28 kali sejak SD Islam Raudhatul Jannah berdiri,” pungkasnya.***






