PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan bisnis retail KALOG Express mencatatkan peningkatan signifikan pada pengiriman produk khusus makanan beku atau frozen food. Pada Januari 2026, volume pengiriman frozen food mengalami kenaikan 32% dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya.
Produk makanan beku kini menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian. Di tengah gaya hidup yang serba cepat, kepraktisan, kemudahan penyimpanan, serta daya tahan produk menjadi faktor utama meningkatnya minat terhadapย frozen food.
Manager Marketing and Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suryandi, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, layanan KALOG Express berhasil mencatatkan total pengirimanย frozen foodย sebesar 582.134 kg. Sementara itu, di awal tahun 2026, capaian pengiriman menunjukkan pertumbuhan signifikan. โPada periode Januari, volume pengirimanย frozen foodย meningkat 32%, dari sebelumnya 40.850 kg menjadi 53.809 kg. Hal ini menunjukkan tren positif terhadap layanan pengiriman produk makanan beku melalui KAI Logistik,โ ujar Ayi.
Peningkatan tersebut sejalan dengan tren industri makanan beku nasional. Berdasarkan data Asosiasi Produsen Makanan Beku Indonesia (APMBI) tahun 2025, permintaan produkย frozen foodย meningkat hingga 35% dalam dua tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya pasca-pandemi, yang cenderung memilih makanan cepat saji yang praktis, terjangkau, dan tetap berkualitas.
Ayi menambahkan, tren peningkatan pengiriman frozen food tidak hanya berasal dari konsumen individu, tetapi juga dari pelaku UMKM yang bergerak di bidang produksi dan distribusi makanan beku. โDengan keunggulan moda kereta api sebagai moda utama yang memiliki jadwal tetap dan SLA waktu yang pasti, KAI Logistik mampu memberikan kepastian waktu pengiriman. Hal ini membantu pelaku usaha maupun konsumen dapat memperkirakan ketahanan produk hingga sampai di lokasi tujuan,โ jelasnya.
Meski demikian, Ayi mengungkapkan bahwa saat ini gerbong kereta api untuk pengiriman barang retail belum dilengkapi dengan fasilitas khususย cold storageย selama perjalanan. Oleh karena itu, KAI Logistik mengimbau para pelaku usaha dan konsumen untuk memperhatikan standar pengemasan produkย frozen food.
Beberapa langkah pengemasan yang direkomendasikan antara lain penggunaan kemasan vacuum untuk menghindari oksidasi, pelapisan denganย styrofoam boxย danย bubble wrap, serta penambahan pendingin sepertiย ice gel packย atauย dry iceย untuk menjaga ketahanan suhu.
Ke depan, KAI Logistik terus mencermati perkembangan tren pengiriman produk makanan beku. โTidak menutup kemungkinan, seiring dengan meningkatnya minat dan kebutuhan pelanggan terhadap pengirimanย frozen food,ย KAI Logistik akan secara bertahap melengkapi dan mengembangkan fasilitasย cold chainย sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan,โ tutup Ayi.






