Bupati Annisa Respon Cepat Kebutuhan Warga, PU Pasang 9 Box Culver Tangani Jalan Amblas di Nagari Kurnia Selatan

Jendelakaba.com//Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pemasangan 9 unit box culvert untuk menangani jalan amblas di Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai pada Sabtu–Minggu, 2–3 Mei 2026.

Jalan yang mengalami amblas sebelumnya sempat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama mobilitas hasil pertanian, akses pendidikan anak-anak sekolah, serta pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan karena dinilai membahayakan keselamatan.

Pemasangan box culvert ini merupakan langkah cepat Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam memastikan akses masyarakat tidak terganggu terutama untuk memperoleh pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Bupati Annisa juga menegaskan bahwa jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, kerusakan jalan harus segera ditangani dengan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Kita ingin penanganannya benar-benar memberikan manfaat jangka panjang. Pemasangan box culvert ini menjadi solusi agar akses masyarakat kembali aman, lancar, dan tidak mudah rusak lagi,” ujar Bupati.

Selain memperkuat struktur jalan, pemasangan 9 box culvert tersebut juga bertujuan memperbaiki sistem drainase agar aliran air berjalan baik dan mengurangi risiko kerusakan serupa di kemudian hari.

Perangkat Wali Nagari Kurnia Selatan, Tony Pujiyanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Dharmasraya serta Dinas PUPR atas perhatian dan langkah cepat yang dilakukan dalam menangani jalan amblas tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati dan jajaran Dinas PUPR yang telah cepat merespons kebutuhan masyarakat kami. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga sehari-hari. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai ditangani dan masyarakat merasa sangat terbantu,” ujar Tony.

Ia juga menyebut keterlibatan pemerintah nagari dan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dalam membangun nagari.***