Jendelakaba.com, Jakarta – Pemerintah menegaskan pentingnya akselerasi investasi dan perdagangan global sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan dan daya saing ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Hal ini disampaikan dalam webinar bertajuk “Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global Sebagai Pilar Penguatan Ekonomi Indonesia di Era Kompetisi Dunia” yang digelar pada Senin (6/4).
Anggota Komisi I DPR RI, Elnino M. Husein Mohi, menekankan bahwa perubahan lanskap global akibat geopolitik, perang dagang, dan disrupsi rantai pasok harus dimanfaatkan sebagai peluang strategis bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam peta ekonomi dunia.
Menurutnya, meskipun pertumbuhan ekonomi nasional relatif stabil dan ekonomi digital Indonesia menunjukkan tren positif dengan potensi melampaui USD 100 miliar, masih terdapat sejumlah tantangan mendasar yang perlu diselesaikan. Di antaranya adalah ketimpangan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, serta kompleksitas regulasi yang belum sepenuhnya ramah investasi.
“Investasi tidak akan datang ke wilayah yang tidak siap. Infrastruktur, kepastian hukum, dan kualitas SDM menjadi faktor utama yang menentukan daya tarik Indonesia di mata investor global,” ujarnya.
Pemerintah juga terus mendorong kebijakan hilirisasi industri sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.
Selain itu, penguatan diplomasi ekonomi dan pembukaan akses pasar baru menjadi bagian penting dalam menghadapi meningkatnya proteksionisme global. Pemerintah diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang adaptif, konsisten, dan berpihak pada kepentingan nasional.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi pemain utama dalam kompetisi ekonomi global.






